4,2 Hektare Lahan Kota Kumuh, Pemkab Gagas Kota Tanpa Kumuh

48
BERI PELATIHAN: Yessiana Arifa ST saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat untuk program kota tanpa kumuh di Aula PB Soedirman Pemkab Jember

RADAR JEMBER.ID – Pemukiman kumuh adalah permasalahan nasional. Berdasarkan data Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) teridentifikasi ada 35.291 hektare pemukiman kumuh perkotaan secara nasional. Dari jumlah tersebut 4,2 hektare pemukiman kumuh itu ada di Kabupaten Jember.

Menyikapi hal itu, Pemkab Jember dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat, kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya kini mengagas terwujudnya  program kota tanpa kumuh.

Dikatakan oleh Yessiana Arifa,ST, M,Eng, mengentas kekumuhan tidak saja tanggung jawab pemerintah melain tanggung jawab kita semua.
” Kegiatan ini merupakan peningkatan kapasitas masyarakat untuk program kota tanpa kumuh (kotaku) bekerjasama dengan kementrian PUPR diikuti oleh lembaga keswadayaan masyarakat (LKM), lurah, kepala desa dan camat di lima kecamatan seperti Kaliwates, Sumbersari, Patrang, Ambulu serta Tempurejo,” tandas Yessiana.

Masih dikatakan oleh Yessiana, pasca pelatihan ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kwalitas pemukiman kumuh.
Apalagi, tambah Yessiana, dalam Perpres No.2 Tahun 2015 tentang pembangunan dan pengembangan kawasan perkotaan melalui penanganan kualitas lingkungan pemukiman, jelas sekali pemerintah ingin mencegah tumbuh kembangnya pemukiman kumuh baru.

Di bagian lain, Kukuh Prakoso, ketua panitia pelatihan mengutarakan, kegiatan semacam itu paling tidak bisa menyatukan pemahaman dan ketrampilan untuk melaksanakan program kotaku di tingkat kelurahan dan desa.

“Pelatihan ini menjadi dasar untuk membangun kolaborasi pencegahan pemukiman kumuh dan peningkatan kualitas pemukiman,” kata Kukuh.(*)

Reporter : Winardyasto
Foto: Humas Pemkab for Radar Jember ID.
Editor: Winardi Nawa Putra.

Reporter :

Fotografer :

Editor :