Ambisi Taekwondo yang Mulai Kekurangan Atlet Junior

22
WAWAN DWI/RADAR JEMBER PERSIAPAN DINI: Taekwondo Jember tidak memasang target tinggi dalam perhelatan porprov tahun depan. Mereka fokus pada pengembangan kompetensi atlet kelas kadet dan pra-kadet.

RADARJEMBER.ID – Taekwondoin junior harus memiliki usia maksimal 18 tahun, dan senior di rentang usia 18 hingga 21 tahun. Sementara, di Jember lebih banyak terdapat atlet taekwondoin kelas kadet dan prakadet ketimbang dua kelas sebelumnya.

Oleh karena itu, pelatih taekwondo Jember, Rakhmad, tidak memasang target tinggi dalam perhelatan porprov tahun depan. Sebaliknya, dirinya lebih fokus pada pengembangan kompetensi atlet kelas kadet dan prakadet. “Pembinaan di dua kelas ini memang kita siapkan sejak awal,” ujarnya.

Apalagi, salah satu atlet junior andalan Jember, Raymond Arya Krisna sudah hengkang ke Surabaya untuk fokus pada pelatda, dan akan diturunkan pada Kejurnas. Sayangnya, Raymond tidak bisa ditarik ke Jember untuk memperkuat tim Jember dalam Porprov.

“Peraturan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), atlet yang sudah dipanggil pelatda tidak boleh ikut Porprov karena harus fokus pada pelatihannya,” lanjutnya.

Padahal, apabila Raymond diturunkan dalam porprov, hal tersebut mampu memperbesar peluang Jember untuk bisa meraih medali di kelas junior. Rakhmad tak ambil pusing, apabila ada atlet yang harus ke luar kota untuk urusan belajar. “Kalau ada atlet pindah, selama itu bagus buat perkembangan atlet, kita maklumi,” ujarnya.

Meski demikian Rakhmad mengindikasikan tidak akan mengambil atlet dari luar kota untuk memperkuat tim taekwondoin Jember. “Kita usahakan ada seleksi, cuman ambil atlet di dalam kota dulu. Stok yang ada kita manfaatkan untuk menambah jam terbang dan pengalaman,” imbuh Rakhmad.

Salah satunya, melalui kejuaraan provinsi yang akan diselenggarakan di Ngawi, akhir Oktober mendatang. Namun, karena kendala lokasi yang cukup jauh dan waktunya yang berbarengan dengan kegiatan sekolah, hanya sekitar 15 atlet saja yang akan berangkat. “Yang berangkat di kategori junior, kadet dan pra-kadet,” lanjutnya.

Saat ini pihaknya telah menginisiasi penyelenggaraan puslatkab yang dipusatkan di area Universitas Muhammadiyah Jember, setiap Sabtu dan Minggu sore.

Reporter : Lintang Anis Bena Kinanti
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Dwi Siswanto

Reporter :

Fotografer :

Editor :