NU-Muhammadiyah Minta Duet Thoriq-Indah Jangan Pecah Kongsi di Tengah Perjalanan

Wabup ketika mendengar saran dan masukan pengurus NU dan Muhammadiyah seusai apel pagi tadi

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Usai apel akbar perdana di lapangan alun-alun, bupati dan wabup Lumajang menerima kunjungan dari dua ormas besar. Yakni NU dan Muhammadiyah. Pesannya, pasangan ini tidak boleh pecah kongsi. Agar layanan masyarakat tidak terganggu.

Rombongan ormas besar itu ditemui di ruang pringgitan pendapa Lumajang. masing-masing ormas menyertakan sekitar 10an pengurus atau perwakilannya. Pertemuan berlangsung lebih dari satu jam. Sekitar pukul 11.00 baru rampung.
Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq MML dan Wabup Ir Hj Indah Amperawati memang langsung bergegas ke kantor Pemkab karena ada rapat dinas. Beberapa pengurus NU dan Muhammadiyah yang masih bertahan berhasil diwawancarai.
Mohammad Mas’ud, ketua PCNU Lumajang menjelaskan niatannya adalah bersama-sama antara NU dan Muhammadiyah bersilaturahim. “Kami PCNU ingin mengucapkan selamat,” katanya.
Sebagai ormas berbasis keagamaan terbesar di Lumajang, NU dan Muhammadiyah juga memberikan arahan dan memberikan saran pada bupati dan wabup. “Tiada lain selain memberikan support dengan harapan bisa menjalankan pemerintahan dengan baik,” katanya.
Pemerintah diharapkan mampu menata birokrasi, konsolidasi dan memberikan pelayanan publik maksimal. “Kita bersama-sama melakukan upaya dan langkah demi perbaikan Lumajang,” katanya.
Suharyo AP, ketua Pegurus Daerah Muhammdiyah (PDM) Lumajang mengutarakan jika pembahasannya lebih cair. “Tadi enteng-entengan pembahasannya. Pertama Lumajang merindukan pemimpin yang solid, dan kompak. Kami berpesan tadi jangan sampai ada pecah kongsi di tengah perjalanan. Supaya masyarakat Lumajang terlayani dengan baik,” ujarnya.
Kedua juga sampaikan pesan moral. Supaya terjadi komunikasi harmonis dengan wakil rakyat di DPRD Lumajang. Supaya program eksekutif berjalan dengan baik. Tidak diganjal seperti yang sudah-sudah.
Jawa Pos Radar Semeru mendapat kabar jika sempat juga diserahkan pernyataan sikap NU dan Muhammadiyah. Isinya selain memberi ucapan selamat pelantikan, juga ada tiga poin lain. Yakni Mendukung dan akan mengawal program serta janji politik dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. Mendorong realisasi program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dan terakhir siap memberikan masukan baik secara lisan maupun tertulis demi kelancaran program.
Selain itu, pembahasan sempat menyinggung adanya tempat hiburan termasuk vision vista. “Hal itu pak bupati yang melontarkan, kita mendengarkan rencana besarnya bupati. Rupanya ada tahapan-tahapan yang sudah jalan,” kata Suharyo.
Mas’ud menegaskan memang benar. “Yang jelas begini, kami sebagai ormas keagamaan yang memiliki perhatian dan dedikasi, komitmen menjaga moralitas bangsa, anak bangsa di Lumajang, kami punya komitmen yang sama,” katanya.
Sehingga Lumajang ini menurut dia menjadi daerah yang tenteram, aman damai dan bisa meminimalisir potensi-potensi kekacauan. “Saya fikir ini yang perlu dikawal bersama. kita tidak akan mengambil porsi eksekutif, yang mengeksekusi adalah eksekutif sendiri,” katanya. (*)

Reporter : Hafid Asnan
Fotografer : Akhmad Mustofa Jamil
Redaktur : Winardi Nawa Putra

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :