LDII Targetkan Tiap Tahun Jumlah Hewan Selalu Bertambah

SEMANGAT BERKORBAN: Warga LDII sedang melakukan persiapan penyembelihan hewan qurban di halaman masjid Al Manshurin, Patrang, saat Idul Adha lalu (22/8)

RADARJEMBER.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Jember melaksanakan penyebelihan hewan qurban sebanyak 82 ekor sapi, dan 188 kambing. Sedangkan untuk tingkat Jawa Timur mencapai 4.246 sapi, dan 6634 kambing. Sementara untuk tingkat nasional sebanyak 18.246 ekor sapi dan 22.142 ekor kambing.

Menurut Sekretaris DPD LDII Jember, Akhmad Malik Afandi,SP, jika dirata-rata harga sapi Rp 20 juta/ekor, maka setara dengan Rp 1,600,000,000,00. Sebab, sapi yang dibeli warga LDII seharga Rp 19- Rp 30 juta. Demikian juga harga kambing rata-rata mencapai Rp 2 juta per ekor atau setara dengan Rp 396,000,000 juta. “Ini dapat terwujud atas kesadaraan bersama menabung  untuk qurban selama satu tahun,” ujarnya.

Semua itu, kata Malik, karena jamaah LDII menetapi enam thobiat luhur organisasi, yakni jujur, amanah, kerja keras hidup hemat, rukun, kompak dan kerjasama yang baik sebagai modal sosial dalam membangun kekeluargaan, gotong royong, solidaritas dalam berbagi, yang dapat diimplemtasikan dalam berbangsa dan bernegara di NKRI.

Pihaknya menargetkan setiap tahun ada kenaikan, sehingga mendorong satu satunya warga LDII bisa sukses menyembelih hewan qurban. Kata Malik, warga LDII selalu membiasakan menabung untuk bisa membeli hewan qurban, baik sapi maupun kambing. “Termasuk sekarang kami sudah mulai menabung untuk tahun depan. Itu yang membuat warga kami tidak merasa berat ketika diajak untuk berlomba mencari pahala saat Idul Adha,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Maliki, satu bulan sebelum pelaksanaan qurban, para ustad aktif menyampaikan pengajian Alquran dan Al-Hadits, tentang keafdholan orang berkurban di semua masjid dan pondok pesantren yang dikelolah LDII. Misalnya, pihaknya sering menyampaikan bahwa pahala orang yang menyembelih hewan qurban adalah setiap satu bulu hewan qurban dinilai oleh Allah menjadi satu kebaikan. “Bahkan, ada lagi hadits yang menerangkan bahwa pahala orang berkurban itu tidak ada yang bisa menandingi, kecuali pahalanya orang berangkat jihad fisabilillah, dan pulang tinggal nama. Artinya mati syahid,” pungkas mantan aktifis HMI saat kuliah di Universitas Jember ini

Editor : M. Shodiq Syarif

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :