Cuaca Dingin Patut Diwaspadai Penderita Asma

11
ilustrasi

RADARJEMBER.ID- Kondisi cuaca yang cukup dingin hingga mencapai 19 derajat celsius pada malam hari yang dialami di Bondowoso beberapa hari terakhir ini patut diwaspadai. Khususnya bagi penderita asma. Sebab, cuaca yang dingin ini akan menjadi pemicu kambuhnya asma. Oleh sebab itu, pasien atau penderita asma wajib untuk mewaspadainya dengan menyediakan obat-obatan  berbentuk inhaler atau uap atau tablet. Selain itu, penderita asma wajib menghindari capek serta emosi negatif.

Eko Saputro/Radar Ijen
Dr Yus Priyatna Sp P

Hal itu diungkapkan oleh dr Yus Priyatna Adryanto SpP dari RSU dr Koesnadi Bondowoso kepada radarjember.id, Rabu kemarin (25/7).  ”Asma itu tidak bisa disembuhkan. Namun bisa dikendalikan,” tambahnya.

Oleh sebab itu, dr Yus mengingatkan penderita asma untuk selalu mengendalikan penyakitnya. “Hindari hal-hal yang menyebabkan kambuhnya penyakit asma, seperti emosi negatif, kecapekan, cuaca, makanan minuman,“ katanya.

Dr Yus menambahkan, asma merupakan penyakit bawaan atau bakat dari orang tuanya. Jika mengalami penyakit asma, maka pasien wajib untuk berobat ke dokter agar tidak kambuh. “Dan, di RS dr Koesnadi, sudah ada dokter spesialis paru yang merupakan dokter ahli untuk menangani asma,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSU dr Koesnadi Bondowoso dr Suharto mengatakan, cuaca dingin yang terjadi di Bondowoso memang patut untuk diwaspadai bagi penderita asma. “Pasien bisa langsung ke RS jika mengalami gejala seperti sesak napas untuk diobati,” katanya.

Reporter & Fotografer: Eko Saputro
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah.

Reporter :

Fotografer :

Editor :