Tuntaskan Kasus Korupsi, Enam Bulan Tangani 6 Kasus

TUNTASKAN KASUS KORUPSI: Kajari Jember POnco Hartanto

RADARJEMBER.ID – Penuntasan penanganan kasus korupsi menjadi salah satu fokus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Karena itu, Kejari juga berharap dukungan masyarakat untuk membantu pengungkapan kasus korupsi.

“Mohon dukungan, karena tanpa keterlibatan aktif masyarakat akan sulit untuk mengungkap kasus-kasus korupsi. Mulai dari hal yang sederhana seperti memberi informasi atau menunjukkan asset-aset milik koruptor,” tutur Kajari Jember, Ponco Hartanto, di sela-sela puncak peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-58 dan ulatang tahun Ikatan Adhyaksa Darmakarini ke-18 pada Senin (23/07) pagi kemarin.

Dalam peringatan Hari Bakti Adhyaksa tersebut, Ponco berharap jajarannya mampu memenuhi harapan masyarakat untuk menjadi penegak hukum yang professional, termasuk dalam perkara-perkara kerah putih seperti korupsi. Pengungkapan kasus korupsi, menurut Ponco membutuhkan kerja keras tersendiri. “Semua seperti sudah direncanakan, didesain dengan sistemik. Jadi butuh ketelatenan dan seni tersendiri dari penyidik,” tutur Ponco.

Hingga pertengahan tahun 2018 ini, Kejari Jember menurut Ponco telah mengungkap 6 kasus korupsi, dengan 3 diantaranya sudah dilimpahkan ke pengadilan. Adapun pada 2017 lalu, Kejari Jember sudah berhasil mengungkap 11 perkara korupsi.

“Dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa, saya sampaikan 5 pesan dari Jaksa Agung kepada seluruh jajaran korps Adhyaksa. Salah satunya adalah untuk meningkatkan sensitivitas dan intensitas kepekaan dalam melaksanakan tugas penegakan hukum,” tutur Ponco.

Karena itu, dalam peringatan Hari Bakti Adhyaksa, Kejari Jember menggelar serangkaian acara yang bersifat sosial. Antara lain mengikuti Manaqib Doa Bersama di Ponpes Al-Qodiri; bakti sosial di Ponpes Yatim Piatu Ar-Roudhoh Patrang; serta bakti sosial dan pengobatan gratis bagi para santri di Ponpes Nurul Qornain, Sukowono, asuhan KH Yazid Karimullah.

“Kalau istilahnya orang Jawa, kita ingin ngalap barokah, mencari berkah dari doa bersama di pesantren. Bakti sosial untuk santri juga dalam rangka santri sehat, NKRI kuat,” pungkas Ponco. (*)

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Wawan Dwi

Editor : Winardi Nawa Putra

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :