Partai Golkar Daftar Pertama Pemilu 2019 Penuhi Seratus Persen Kuota Perempuan

Ady Kriesna for Radar Ijen DAFTAR KE KPU: Partai Golkar melakukan pendaftaran ke KPU kemarin. Partai nomor urut 4 ini merupakan partai yang pertama dari 16 partai yang mendaftarkan caleg ke KPU.

BONDOWOSO – Partai Golkar resmi mendaftarkan kadernya untuk menjadi calon legislatif (Caleg) 2019 ke KPU, kemarin (15/7). Berkas pendaftaran diantarkan langsung Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, H. Supriadi, bersama pengurus. Partai nomor urut empat  ini, mengisi 100 persen kuota calon legislatif.

Ketua DPD Golkar H. Supriadi mengatakan, pihaknya bersukur bisa mengisi 100 persen kuota caleg. Bahkan di Daerah Pemilihan (Dapil) 5, dari yang ditentukan 30 persen kuota caleg perempuan, partainya bisa melebihi kuota yang ditentukan. “Alhamdulillah Partai Golkar memenuhi 100 persen kuota caleg dan memenuhi ketentuan 30 persen kuota caleg perempuan. Bahkan di Dapil 5 kuota caleg perempuan Golkar 44 persen,” tegasnya.

Kuota 100 persen yang dimaksud adalah adanya caleg sebanyak 9 orang dari setiap dapil. Sementara di Bondowoso ada lima  dapil, sehingga jumlahnya 45 persen. Pada pendaftaran kemarin, partai yang dimpimpin Airlangga Gartanto ini merupakan pendaftar pertama. Hal itu tidak lain berkat kerja keras para kader partai. “Ini membuktikan bahwa Partai Golkar sebagai satu-satunya partai yang paling berpengalaman yang paling siap menyongsong Pemilu 2019,” paparnya.

Sementara Sekretaris DPD Golkar Bondowoso, Ady Kriesna mengatakan, sukses dalam perencanaan adalah indikator sukses dalam pelaksanaan. “Insyaallah status sebagai partai politik pertama yang mendaftar ke KPU akan diikuti oleh kesuksesan Golkar dalam pemilu 2019,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam mekanisme perekrutan, pihaknya tidak membuka pendaftaran. Itu pun  partai sudah kesulitan mengakomodir kader-kader Golkar yang ingin mencalonkan diri. “Apalagi (ketika Golkar, Red) membuka pendaftaran,” tegasnya.

Juwita Maharani, salah satu caleg perempuan dari Dapil I mengatakan, dirinya memang tidak pernah berproses di Partai Golkar. Namun orang tuanya adalah kader sejati Partai Golkar. “Karena itulah saya memilih Partai Golkar sebagai partai tempat pengabdian saya kepada masyarakat,” tegasnya.

Ady Kriesna mengajak seluruh tokoh Golkar yang telah dilahirkan dan di besarkan partai, maupun keluarganya, untuk kembali membangun Bondowoso melalui Partai Golkar. Karena Golkar merupakan partai peletak pondasi pembangunan di Indonesia dan khususnya di Bondowoso. Karena pada kenyataannya, hanya di tangan Golkar-lah pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Beras menjadi murah, harga-harga terjangkau dan masa depan terlihat cerah.

Di akhir sambutannya, Kketua DPD Partai Golkar Bondowoso itu menutupnya dengan pantun “Naik dokar ke Tamanan, Partai Golkar yang paling nyaman”. (kl/hud/sh)

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :