Ribuan Bacaleg Dites Kejiwaan di RSD dr. Soebandi

Dwi Siswanto/Radar Jember SYARAT AWAL: Sejumlah bakal calon legislatif dari berbagai daerah di Jawa Timur, bagian timur, berburu surat keterangan sehat di RSD dr. Soebandi Jember.

PATRANG – Ratusan bakal calon legislatif yang akan bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2019 sejak beberapa hari terakhir mendatangi RSD dr. Soebandi Jember. Mereka berburu surat keterangan sehat dari rumah sakit terbesar di Jawa Timur bagian timur ini. Diprediksi ribuan bacaleg akan berburu surat keterangan sehat ini.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, yang banyak diburu adalah surat keterangan sehat, bukan hanya fisik, tetapi juga kejiwaan. Oleh karena itu, kunjungan di lantai dua khususnya poli jiwa memang lebih ramai dibandingkan dengan hari-hari biasa. Diprediksi beberapa hari ke depan, hingga penutupan pendaftaran caleg partai pada 17 Juli 2018, akan semakin ramai yang berburu ke RSD dr. Soebandi.

Pasalnya, RSD dr. Soebandi ini bukan hanya melayani bacaleg dari Jember saja, tetapi se-Tapal Kuda. Oleh karena itu, diprediksi akan ada ribuan bacaleg yang mengurus surat keterangan sehat di RSD dr. Soebandi Jember. “Setiap hari ada puluhan sampai ratusan yang mengikuti medical check up di RSD dr. Seobandi,” kata dr Hendro Soelistijono, Direktur RSD dr. Soebandi Jember, kemarin.

Dirinya menuturkan, RS dr Soebandi memang menjadi rumah sakit yang mendapatkan mandat untuk melaksanakan uji kesehatan bagai bacaleg di Jawa Timur bagian timur. “Berdasarkan surat dari KPU, bukan hanya bacaleg dari Jember, tetapi mulai Probolinggo hingga Banyuwangi,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, sebenarnya pihaknya berharap pemeriksaan kesehatan ini bisa dibagi dengan rumah sakit pemerintah lainnya. “Karena pasti kalau overload juga tidak baik pelayanannya,” akunya. Tetapi, karena yang ditunjuk adalah pihaknya, maka RSD dr. Soebandi pun siap untuk memberikan yang terbaik.

Jika setiap partai rata-rata ada 50 bacaleg, dikalikan jumlah partai dan banyaknya kabupaten kota yang ada di Jawa Timur wilayah timur, akan ada ribuan bacaleg yang berburu surat keterangan sehat ini. “Untuk sementara ini, malah yang banyak dari luar kota,” kata dr. Hendro. Total sudah ada sekitar 400 bacaleg yang sudah periksa di rumah sakit ini.

Diakuinya, bacaleg dari Jember malah masih cukup sedikit dibandingkan bacaleg dari luar kota. Padahal, kata dr. Hendro, pihaknya sudah memberikan surat kepada partai untuk segera melaksanakan tes kesehatan ini, sehingga tidak sampai menumpuk jelang tenggat pendaftaran. “Kalau sudah tes kesehatan di awal kan enak, tinggal melengkapi syarat yang lain,” tuturnya, kemarin.

Namun, pihaknya mengatakan siap mengantisipasi membeludaknya para pencari surat keterangan sehat ini. “Sabtu-Minggu sebenarnya kami buka, tetap memberikan layanan untuk memfasilitasi bacaleg ini. Namun, kok yang hari Sabtu-Minggu masih sepi peminat,” tuturnya menambahkan. Oleh karena itu, pihaknya berharap ini menjadi sosialisasi bagi bacaleg yang sibuk pada hari efektif, bisa mengurus surat keterangan sehat di akhir pekan.

Pemilihan RSD dr. Soebandi Jember ini bukan tanpa alasan jelas. Pasalnya, RSD dr. Soebandi ini memiliki keistimewaan, selain pemeriksaan fisik dan narkotika. Yakni pemeriksaan psikometri MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), yakni tes kejiwaan bagi para bacaleg. “Kalau sudah tes, hasilnya sehari bisa selesai,” terang dr. Hendro.

Sementara itu, dr. Justina Evy Tyaswati, dokter jiwa di RSD dr. Soebandi menuturkan, memang pihaknya menerima cukup banyak tes kesehatan, khususnya untuk tes kejiwaan. “Untuk tes psikometri yang diperiksa hanya MMPI,” jelas dr. Evy. Dia menuturkan, sebenarnya tes MMPI ini cukup mudah, yakni bacaleg tinggal menjawab pertanyaan dari tes berisi 568 pernyataan. Itu pun jawabannya ya dan tidak.

“Kita bisa menentukan yang bersangkutan sehat secara mental atau tidak,” jelas dr. Evy. Sebab, ini untuk melihat psikopatologi dari klien. Menurut dr. Evy, sejauh ini kesehatan jiwa bacaleg belum ada yang dirasa janggal. (ram/dwi/c2/hdi)

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :