Tanam Kentang Antlantik untuk Dongkrak Ekonomi Petani Sumberejo

32
Hari for Radar Ijen GELIATKAN BUMDES: Kentang yang ditanam para petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Ijen baru saja panen. Kentang di desa ini dikelola BUMDES setempat.

IJEN – Desa Sumberejo yang berada di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, tak mau kalah dengan daerah lain. Meski berada di daerah terpencil, masyarakatnya tetap kreatif dan inovatif. Salah satunya dengan mengembangkan kentang antlantik untuk mendongkrak perekonomian warganya. Hasil panennya luar biasa.

Kepala Desa Sumberejo Hari Prasetiawan mengatakan, awalnya masyarakat tidak ada modal untuk menanam kentang. Dengan adanya kebijakan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), maka impian masyarakat terwujud. “Kami merintis petani kentang dan sudah bekerja sama dengan PT Indofood Fritolay Makmur Jakarta,” tegasnya.

Sistem yang digunakan adalah bagi hasil. Untuk awal, ada 10 petani yang bekerja sama dengan BUMDes Hortikultura. Setiap petani menanam satu ton bibit. Petani bertanggung jawab pada tanamannya saja. Sedangkan sewa lahan ke PTPN, pupuk, sampai angkutan hasil panen, difasilitasi BUMDes. “BUMDEs mengambil bagi hasil Rp 500 per kilogramnya,” jelasnya.

Bibit dari perusahaan diberi pinjaman. Per kilogram bibit Rp 13 ribu. Sedangkan saat panen, petani menjual Rp 7.300 per kilogram. Dengan kerja sama yang baik, para petani di Sumberejo, Ijen, bisa meraup keuntungan Rp 15-20 juta dalam tiga bulan. “Sebab, panen kentangnya 90 hari,” ujarnya.

Dijelaskannya, area lahan di desa ini adalah milik PTPN XII. Ada banyak lahan yang sudah tidak produktif lagi ditanami kopi. Selanjutnya, di kerja samakan dengan masyarakat. Harga sewa per hektare Rp 3,2 juta. Jika ditanami kentang, itu masih untung.

Selama ini petani di Desa Sumberejo banyak yang ingin menanam kentang, namun kesulitan biaya. Namun, dengan adanya BUMDes, impian itu menjadi kenyataan. Serta, panen perdana dianggap berhasil. “Ke depan petani akan menanam lagi, BUMDes untung puluhan juta, petani juga untung puluhan juta juga, jadi sama-sama untung,” pungkasnya. (hud/mgc/aro)

Reporter :

Fotografer :

Editor :