Senin UNBK, Hari Ini Khuyuk Istigasah

Jumai/Radar Jember
BERSERAH DIRI: Siswa SMPN 1 Jenggawah mengikuti acara istigasah di halaman sekolah menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, Senin (23/4) ini.

RADARJEMBER.ID: Jelang pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) Senin (23/4), sejumlah SMP di Jember melakukan doa bersama (istigasah). Mereka berharap pelaksanaan ujian berlangsung lancar dengan hasil yang tentunya tak mengecewakan.

Tak hanya diikuti siswa, sejumlah sekolah juga melibatkan orang tua. Seperti yang dilakukan ratusan siswa SMPN 7 Jember. Di sekolah tersebut, istigasah juga diikuti orang tua siswa kelas IX. Dengan khusyuk, mereka membacakan doa yang dipandu oleh guru agama sekolah.

Demikian juga di SMPN 1 Jenggawah. Doa bersama berlangsung khidmat. Di sekolah ini istigasah juga diikuti para orang tua.

”Ada 282 siswa yang ikut dalam acara doa bersama dan istigasah ini,” ujar Harjunadi, Kepala SMPN 1 Jenggawah.

Dia menyebut, kegiatan doa bersama ini adalah bagian dari penanaman dan penerapan nilai-nilai spiritual pada anak didik menjelang UNBK yang baru pertama kali ini. ”Selain itu, juga bermunajat kepada Allah SWT agar pelaksanaan UNBK nantinya berjalan dengan lancar,” lanjutnya.

Sebab, tahun ini (2018) adalah awal bagi SMPN 1 Jenggawah menyelenggarakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) secara mandiri. Untuk persiapan UNBK itu, siswa sudah mengikuti simulasi 2 dan simulasi 3. Selain itu, siswa juga dibekali dan dilatih setiap hari Jumat dan Sabtu sejak bulan Januari. Sekolah melakukan tryout berbasis komputer.

Harjunadi juga meminta kepada para orang tua siswa untuk mengantar dan menjemput putra putrinya selama pelaksanaan UNBK. Hal ini guna memastikan anaknya hadir di sekolah untuk mengikuti ujian. Ini juga sebagai bentuk dukungan moral pada putra-putrinya. ”Jumlah yang ikut ujian nasional berbasis komputer ada 282 siswa untuk SMPN 1 Jenggawah,” katanya.

Sementara di SMPN 1 Rambipuji, doa bersama dan istigasah juga dilakukan di halaman sekolah. Acara ini bukan hanya diikuti SMPN 1 Rambipuji saja, tetapi SMP penggabung dari tiga sekolah lain. ”Total ada 288 siswa dari empat lembaga,” ujar Bambang Sudiono, Kepala SMPN 1 Rambipuji.

Reporter : Jumai
Editor : MS Rasyid