Gagal Lolos SNMPTN 2018? Pakai Jalur Ini

RADARJEMBER.ID: Jika gagal lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, tak perlu berkecil hati. Peluang masih terbuka lebar untuk menuntut ilmu di kampus ternama.

Menurut data Panitia Pusat SNMPTN 2018, sebanyak 110.946 siswa dinyatakan lolos SNMPTN 2018. Dari jumlah tersebut sebanyak 28.069 diantaranya adalah penerima bidikmisi. Adapun jumlah siswa yang mendaftar SNMPTN 2018 adalah 586.155 siswa.

Peluang kuliah di PTN masih terbuka lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Untuk bisa mendaftar lewat jalur ini juga cukup mudah. Calon peserta bisa mendaftar secara online. Caraya, calon mahasiswa cukup melakukan registrasi di laman pendaftaran.sbmptn.ac.id.

Lewat laman tersebut calon mahasiswa akan mendapatkan Personal Identification Number (PIN) dan Kode Akses Pendaftaran (KAP). Caranya, memasukkan nama lengkap dan tanggal lahir. Setelah itu, calon peserta SBMPTN tinggal membayar biaya pendaftaran senilai Rp 200 ribu pada Bank yang sudah ditunjuk. Yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BTN.

Kemudian, bila dalam waktu tiga tiga hari calon peserta tidak membayar, maka secara otomatis PIN dan KAP yang sudah didapatkan akan hangus. “Mereka harus mengulangi proses dari awal,” kata Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokoler Universitas Jember.

Bila pembayaran selesai dan langsung mengisi beberapa hal yang diperlukan. Unej sendiri sebagai panitia lokal 58 Jember memberikan layanan informasi selama masa pendaftaran dibuka. “Selain memberikan layanan konsultasi, kami juga menyediakan komputer yang dapat digunakan oleh calon peserta untuk mendaftar,”jelasnya.

Sementara, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Natsir mengatakan, kans para siswa untuk masuk lewat PTN masih sangat besar.
Dengan kata lain, ada jalan selain SNMPTN. “Bagi yang tidak lulus agar tidak berkecil hati, karena masih ada penerimaan PTN melalui SBMPTN dan Seleksi Mandiri. Pemerintah menyediakan kesempatan yang luas bagi para calon mahasiswa untuk masuk PTN,” katanya di Jakarta, Selasa (18/4).

Harapan masih terbuka. Indinesia punya 4.570 perguruan tinggi. Masih banyak peluang.

Natsir berharap para peserta SNMPTN mau berjuang kembali di SBMPTN 2018. Sebab, masih tersedia ribuan peluang dan kesempatan untuk berkuliah. “Sekalipun bukan di PTN. Harus tetap semangat,” tutup Natsir. (ras)