Truk Gandeng Melintas, Longsor Tambah Parah

RADARJEMBER.ID : Longsor di pinggir jalan Jember – Banyuwangi di Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo makin menjadi ketika ada truk gandeng melintas. Lebih-lebih jika truk itu membawa muatan.

“Tanpa muatan saja parah apalagi jika muatan full. Karena ketika melintas, gerakan yang ditimbulkan cukup keras. Ini juga mempengaruhi longsoran,” kata Ngasiman, kepala tukang asal Panti yang bekerja di kawasan sekitar longsor di Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Apalagi tanah di lokasi itu di bukan tanah padas. Melainkan, tanah berpasir. ”Sementara, saluran yang masuk lewat cempolong terpaksa ditutup, agar air tidak masuk ke sela-sela pondasi yang sedang digali,” ujarnya. Air yang masuk ke dalam cempolong ini diarahkan melalui selokan untuk mengurangi longsor.

Dia menyebut, awalnya longsor yang hanya selebar 10 meter, dengan ketinggian 8 meter. Namun kin longsoran melebar jadi sekitar 15 meter. ”Di bagian bawah sebenarnya sudah ada beberapa lobang untuk pemasangan paku bumi. Karena longsor, lubang yang sudah digali tertutup tanah lagi,” ujarnya.

Sudah 20 hari ini, dia bekerja membuat lobang untuk pondasi. Bahkan dari bawah sudah terpasang sekitar 500 sak tanah. ”Ini hanya untuk menahan aspal yang di atasnya,” katanya.

Reporter : Jumai
Editor: MS Rasyid

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :