Programnya Bagus, Trah Soekarno, dan Pesona Pribadi

Mengapa Memilih Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno? (bagian 4/ habis)

Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno memiliki campuran menarik. Kandidat nomor 2 itu punya program bagus. Ada trah Soekarno yang punya magnet kuat. Keduanya juga punya pesona pribadi.

WALIKOTA Surabaya, Tri Rismaharini, punya obsesi untuk mengembalikan pendidikan gratis bagi SMA/SMK. Ia tidak ingin ada anak putus sekolah. Saat ditangani Pemkot Surabaya, Risma sanggup membebaskan biaya. Se rupiah pun pihak sekolah tidak boleh memungut biaya dari siswa, dengan dalih apa pun.

Tapi, sejak 2017, SMA/SMK diambil-alih Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Peralihan ini diikuti penerapan pendidikan berbayar untuk SMA/SMK Negeri. Maka, Risma melihat Pilkada Jawa Timur 2018 menjadi momentum perubahan kebijakan. Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno telah menetapkan program pendidikan gratis untuk SMA/SMK Negeri, dan pemberian subsidi untuk sekolah swasta.

Di depan pengurus Ansor Surabaya, 11 Feberuari lalu, Risma meminta semua pihak membantu perjuangan Gus Ipul-Puti Guntur. “Ayo sama-sama dibantu. Kalau jadi, aku iso ngewangi(membantu) SMA/SMK,” kata Risma. Ia punya hubungan dekat dengan Puti Guntur Soekarno.

Risma juga aktif memperkenalkan Puti Guntur pada warga Surabaya. Ia juga akan berkeliling Jawa Timur untuk kampanye. “Memilih Gus Ipul-Mbak Puti, insya Allah dapat dunia akhirat,” kata Risma. Ia merumuskan seruan itu, karena program-program kebijakan keduanya, terutama pendidikan, dapat membantu kesulitan rakyat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga memuji Gus Ipul-Puti Guntur. Program-programnyabukan asal susun, melainkandapat diterapkan di Jawa Timur. Selain itu juga mendorong percepatan kemajuan daerah, sekaligus sesuai kemampuan APBD Jawa Timur, yang tahun 2018mencapai Rp 30 triliun.

Azwar Anas menilai, Gus Ipul-Puti Guntur memiliki pengetahuan luas tentang Jawa Timur, mencakup 38 kabupaten/kota. Luasnya pengetahuan itu tercermin dalam program kerja. “Mulai A-Z, programnya terintegrasi, memberi solusi masyarakat dengan pendekatan multidimensi. Mulai ekonomi, sosial, sampai kebudayaan. Untuk Jawa Timur, pilih nomor 2,” kata Anas.

Saat mendampingi Puti Guntur di Banyuwangi, Azwar Anas menyampaikan pada warga masyarakat, “Mbak Puti layak didukung bukan saja karena cucu Bung Karno, tapi beliau punya program kerakyatan yang terukur, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, pengembangan pedesaan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan UMKM.”

Pesona Pribadi Gus Ipul-Puti

Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistiyo telah lama memperkenalkan Puti Guntur Soekarno pada warga Ngawi. Ia mengajak Puti blusukan pasar, ketemu ibu-ibu majelis taklim, bersua pemilih pemula, dan segmen masyarakat lain. Kanang juga mengajak Puti jalan sehat bersama puluhan ribuan warga Ngawi. “Bapak, Ibu, ini Mbak Puti. Cucunya Bung Karno. Wakilnya Gus Ipul. Mohon doa restu. Semoga terpilih di Pilkada Jawa Timur,” kata Bupati Kanang.

Kanang melihat trah Bung Karno yang mengalir pada diri Puti Guntur sebagai potensi politik yang spesifik. Apalagi Puti memiliki gaya pidato mirip kakeknya. Ia kerap menyitir gagasan Bung Karno, dan jiwa kerakyatannya kental.

“Saya akan melindungi pasar-pasar tradisional yang menjadi urat nadi ekonomi rakyat,” kata Puti, di Pasar Ngawi.

Bupati Kanang tidak memungkiri banyak warga masyarakat yang mengagumi Bung Karno, kakeknya. Terlebih Puti Guntur supel dan pandai bergaul. “Mbak Puti dicintai rakyat. Seperti Bung Karno yang dekat rakyat dan dicintai rakyat. Juga seperti Pak Jokowi yang menyatu dengan rakyat,” ujar Kanang.

Awal Februari 2018, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoniberada satu panggung dengan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno dalam pertunjukan wayang kulit di Alun-Alun Kota Reog tersebut. Di awal sambutannya, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf didoakan jadi Gubernur Jawa Timur. “Ini doa ya. Bukan kampanye,” kata Ipong. Saat itu, KPU Jawa Timur belum menetapkan Gus Ipul-Puti Guntur sebagai kandidat Pilkada.

Ipong juga memperkenalkan Puti Guntur kepada ribuan warga Ponorogo yang menonton wayang kulit. “Ini suatu kehormatan bagi warga Ponorogo, hadir Mbak Puti, cucu proklamator bangsa Bung Karno,” ujar Ipong disambut tepuk tangan riuh ribuan warga. “Silakan Mbak Puti berdiri menyapa warga kami, dan nanti Mbak Puti mohon bersedia menyampaikan sepatah dua patah kata,” imbuh Ipong.

Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menilai Puti Guntur punya komitmen kuat untuk menjalankan ajaran kakeknya “Jika beliau terpilih, kami berharap dapat membumikan ajaran Bung Karno di Jawa Timur,” kata Cak Ipin, panggilan akrab Wabup Nur Arifin.

Nur Arifin memang anak muda yang terpukau oleh Bung Karno. Ia mengoleksi buku-buku dan foto Sang Proklamator itu. Tempo hari, di Trenggalek, Wabup Nur Arifin menghadiahkan beberapa foto dan buku lama yang dikoleksinya pada Puti. “Cak Ipin mirip Soekarno muda,” kata Puti. Gus Ipul dan Puti Guntur juga memiliki pesona pribadi yang membuat warga masyarakat mendekat dan berkerumun. “Gus Ipul, minta fotonya sebentar,” kata seorang peziarah di pelataran Makam Syaichona Cholil, Bangkalan. Ternyata peziarah itu dari Tuban. Satu meminta, yang lain ikut. Gantian mereka meminta foto cicit pendiri NU, KH Bisri Syansuri itu.

Gus Ipul sosok yang kaya humor, seperti Gus Dur, pamannya. Ia santri dan pandai mengaji. Ia juga ganteng. Penampilannya memberi suasana segar. Kerap kali ia juga dirubung ibu-ibu, yang meminta foto bersama. “Angkat 2 jari ya,” kata seorang ibu di Sidoarjo pada teman-temannya.

Pesona Puti Guntur juga menjadi rebutan ibu-ibu. Mereka memuji Puti sebagai pribadi yang cantik dan ramah. “Klop sudah. Gus Ipul ganteng, Mbak Puti cantik,” kata seorang ibu di Gresik. Di banyak daerah, Puti selalu dirubung ibu-ibu. “Syukurlah, kehadiran saya memperkuat Gus Ipul,” kata Puti.

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :