Lima Tahun PDAM Digerojok APBD Rp 87 miliar

Rangga Mahardika/Radar Jember

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief saat membacakan Nia pengantar penambahan penyertaan modal Pemkab Jember pada PDAM

RADARJEMBER.ID : Pemkab Jember mengajukan Raperda untuk penambahan penyertaan modal kepada PDAM Jember. Tidak tanggung-tanggung, selama lima tahun perusahaan plat merah itu akan disubsidi melalui APBD Pemkab Jember. Alasannya, ini sebagai dana sharing hibah dari pemerintah pusat.

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Jember tadi siang. Dalam nota pengantar yang dibacakan oleh Wakil Bupati Abdul Muqit Arief menuturkan untuk tahap awal pada tahun 2018 ada penyertaan modal APBD Jember senilai Rp 7 miliar. Tahun berikutnya berturut-turut Rp 10 miliar, Rp 15 miliar, Rp 25 miliar serta di tahun 2022 sebanyak Rp 35 miliar. Sehingga total dana yang harus digelontorkan Pemkab Jember mencapai Rp 87 miliar.

“Penyertaan modal ini diperlukan. Raperda ini langkah awal penyelenggaraan penyediaan air bersih bagi rakyat Jember,” ucap Muqit kemarin.

Sehingga diharapkan Raperda ini bisa tuntas tepat waktu sehingga program penyediaan air bersih menyeluruh ini bisa selesai sesuai dengan yang ditargetkan.

Sementara itu, Ady Setiawan, Direktur PDAM Jember kemarin mengatakan memang sekilas nilai Rp 87 miliar ini besar. “Tetapi dana dari pusat Kementrian PU yang bisa ditarik untuk air bersih ini mencapai Rp 259 miliar,” jelasnya. Sehingga dana penyertaan modal ini hanya sebagai stimulan untuk menarik anggaran pusat demi peningkatan pelayanan PDAM kepada masyarakat Jember. Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan dari semua pihak yang terkait untuk program ini, khususnya DPRD Jember.

Reporter: Rangga Mahardika

Foto: Rangga Mahardika
Editor: MS Rasyid