Gol Kontroversial di Laga Persid Lawan Sindo

Caption FTA

RADARJEMBER.ID : Ambisi Persid memetik poin penuh di laga kedua, Liga 3 Zona Jawa Timur gagal. Wasit mengambil keputusan kontroversial mengesahkan gol terakhir Sindo Dharaka FC di menit ke 83. Persid yang sudah unggul pun terpaksa harus menerima kenyataan pahit, hanya memetik poin seri.

Pihak Persid memprotes keras keputusan wasit yang mengesahkan gol tersebut. Pasalnya, secara pandangan mata, gol tersebut timbul dari offside pemain Sindo Dharaka.

Manajemen Persid akan menindaklanjutinya secara serius. “Kami langsung ajukan laporan kepada Assprov PSSI Jawa Timur. Kami akan cari rekaman pertandingan. Panpel sudah seharusnya memiliki rekaman, jika tidak bisa dipermasalahkan,” tutur Mirza Rahmulyono, manajer Persid di Liga 3.
Persid sebenarnya lebih dulu unggul melalui gol yang dicetak oleh pemain tengahnya, M. Kasim Botan di menit ke 10. Namun 5 menit berselang, Sindo Dharaka FC berhasil membalas melalui gol yang dicetak oleh pemain tengahnya, Rumanega S. Sambonu.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung panas. Dua kartu kuning dikeluarkan oleh wasit Farid Resdianto asal Sidoarjo, masing-masing untuk kedua tim. Di menit ke 73, bek kiri Persid, Boy Bayu Candra mendapat kartu merah karena melakukan tackling kepada seorang pemain Sindo Dharaka.

Pemain yang baru didatangkan beberapa hari dari Barito Putra ini, langsung dikeluarkan dari lapangan. “Saya menyayangkan tindakan tidak sportif itu. Padahal, bola itu juga tidak terlalu berbahaya bagi mereka,” tutur Hendri Puji, pelatih Sindo Dharaka FC usai pertandingan.

Reporter : Adi Faizin
Editor : MS Rasyid

Foto: Persid for Radar Jember

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :