Tertimpa Bambu, Rumah Janda Ambruk

JEBOL: Satu rumpun bambu di Mumbulsari jebol sampai akar-akarnya, Kamis (22/3) sore. Bambu ini roboh menimpa rumah Sunami, warga setempat. (Jumai/Radar Jember)

Hujan deras yang disertai angin kencang terjadi Kamis (22/3) sore ternyata memakan korban. Salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Mumbulsari.  Rumah Sunami, 65, warga Dusun Curahlaos, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari rusak parah setelah tertimpa satu rumpun bambu.

Beruntung, saat kejadian tersebut nenek itu ada di kamar depan sebelah barat. Sementara, satu rumpun bambu roboh menimpa rumah bagian timur. Sehingga korban masih selamat.

“Saya langsung keluar dari kamar dan pergi ke rumah tetangga,” ujar Sunami yang terlihat masih trauma, kemarin.

Setelah keluar rumah, ternyata bambu yang ada di pekarangan sudah menimpa dapur rumahnya. Bahkan, teras yang terbuat dari tembok juga ambrol setelah sebagian ujung bambu menimpa bagian kamar. Untuk sementara, Sunami akan tinggal dengan tetangganya atau di rumah saudaranya sampai perbaikan rumah selesai.

Di tempat terpisah, puting beliung juga menghajar kawasan Dusun Bulangan, Desa Lengkong, Mumbulsari. Dua gudang pengeringan tembakau milik PTPN 10 Kebon Ajung juga ambruk. Selain dua gudang ambruk, puluhan pohon trembesi di jalan jurusan Lengkong – Kawangrejo ambruk ke jalan raya.

Praktis, jalan menjadi macet total karena harus menunggu proses evakuasi. Pengendara baru bisa lewat setelah warga dan perangkat desa setempat berusaha mencari gergaji mesin.

Ibnu, warga setempat menyebut, selain memporak-porandakan dua desa, hujan deras juga menggenangi jalan raya jurusan Lengkong-Mumbulsari, tepatnya di Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari. ”Air hujan kiriman dari perkebunan meluap dan menggenangi jalan raya,” katanya.

(jr/jum/hdi/das/JPR)