Petilasan Cikal Bakal Wisata Religi

CIKAL BAKAL DESA: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Eko Heru Sunarso saat meresmikan situs yang merupakan cikal bakal Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari (Ulum For Radar Jember)

Peninggalan sejarah Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari diresmikan. Peninggalan asal usul desa yang beberapa waktu lalu dilakukan pembangunan tersebut digadang bakal menjadi cikal wisata religi desa setempat. Masyarakat antusias menyaksikan peresmian tersebut.

Peresmian yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemades) Eko Heru Sunarso, juga diramaikan dengan pagelaran gamelan dan tradisi reog. Hal itu semata mata dilakukan oleh masyarakat sebagai rasa syukur atas diresmikannya cikal bakal desa tersebut.

Memang tidak semua peninggalan ada di lokasi tersebut. Sebagian temuan, seperti Patung Siwa dan Lingga sudah berada di Museum Trowulan Mojokerto. Sehingga yang tersisa hanya batu bata dengan ukuran besar dan lumpang besar.

Kedua peninggalan sejarah tersebut ditata sedemikian rupa untuk kemudian dilindungi dengan bangunan baru. “Dengan adanya pemugaran ini harapan kami Desa Sukoreno menjadi salah satu destunasi sejarah bagi masyarakat setempat,” kata Nur Hadi, Salah satu warga sekitar.

Dalam acara tersebut semua pihak di ikut sertakan. Mulai dari Pemda, Pemerintah Desa dan pemangku adat ummat Hindu setempat. “Kami merasa senang dengan yang dilakukan pemerintah ini, mau melestarikan peninggalan desa,” tuturnya.

Sementara itu Kadispemades, Eko Heru Sunarso memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari. Hal itu dikarenakan, dengan diresmikannya petilasan peninggalan desa ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat kepada sejarah desa.

Maka dari itu dia berharap, petilasan yang sudah dibangun ini turut dijaga oleh masyarakat. Sehingga keberadaannya tetap menjadi ikon desa dan menjadi edukasi bagi masyarakat sekitar.

Selain itu dia berharap, kedepan petilasan tersebut mampu mengangkat nama desa dan Jember pada umumnya. “Saya berharap kedepanya petilasan yang telah di bangun ini menjadi cikal bakal destinasi wisata religi dan sebagai wujud kerukunan antar umat beragama,” tutupnya.

(jr/mar/wah/das/JPR)