Perguruan Silat Lurug Polsek

KORBAN: Imam Muzaki (21) melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya. (Qomaruddin Hamdi / Radar Jember)

Belasan anggota pencak silat Cempaka Putih (CP) Selasa siang mendatangi Polsek Gumukmas. Kedatangan kelompok perguruan silat untuk melaporkan tindakan penganiayaan yang dialami salah satu anggotanya. Kasus penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh salah satu perguruan pencak silat lain.

Kejadian bermula saat perguruan Cempaka Putih melalukan latihan rutin pada Senin malam. Sekitar pukul 21.30, ada empat orang yang mengaku dari perguruan lain datang ke lokasi latihan mereka. Empat orang yang datang tersebut menantang belasan anak yang sedang berlatih.

Tantangan mereka pun disanggupi oleh salah satu tetua Cempaka Putih. Hanya saja, pertarungan tersebut dilakukan satu lawan satu. “Kami mau sparing saat itu, hanya duel. Dengan dihitung berat badan biar imbang istilahnya,” kata Imam Muzaky, korban penganiayaan.

Rupanya, tawaran untuk melakukan duel dengan bobot yang sama tidak diindahkan. Dua di antara empat orang yang datang tiba-tiba menyerang anggota Cempaka Putih. Alhasil, korban mengalami luka memar di wajah. “Sekitar empat sampai tiga kali dipukul,” tuturnya.

Dia menambahkan, kejadian yang sama sempat terjadi beberapa waktu lalu. Kejadiannya hampir sama dengan yang dialami saat ini. Ada beberapa orang dari perguruan lain datang untuk kemudian melakukan penyerangan. “Semua anggota kami tahu kalau yang nyerang itu anak perguruan pencak silat juga,” tambahnya.

Sementara itu, Iwan Suswanto, Ketua Cabang Cempaka Putih Jember menuturkan, kedatangan belasan anggotanya tersebut berkaitan dengan pemukulan pada salah seorang anggotanya oleh salah satu anggota pencak silat di Jember. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Polsek Gumukmas untuk melakukan tindakan hukum atas penganiayaan itu. “Cempaka Putih tidak akan bertindak anarkis dan kami akan mengambil jalur hukum,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian melakukan proses penyelidikan atas kasus penganiayaan tersebut. Beberapa nama pelaku sudah dikantongi pihak kepolisian.

(jr/mar/ras/das/JPR)