Antusiasme Pemohon Adminduk Luar Biasa

BERJUBEL: Ratusan warga yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan di Alun-Alun Lumajang saat Car Free Day (CFD) Minggu pagi. Peminatnya membeludak. (HAFID ASNAN / RAME)

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang bikin terobosan dalam melayani permohonan administrasi kependudukan (adminduk). Dispendukcapil menggelar pelayanan adminduk saat acara Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Lumajang.

Pelayanan on the spot di CFD Alun-Alun Lumajang itu mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Antusias masyarakat begitu tinggi. sampai-sampai, petugas dispendukcapil yang melayani sampai kerepotan. Dalam satu hari  sedikitnya 1.360 warga yang mengajukan permohonan adminduk teryalani dengan baik.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, pelayanan adminduk on the spot di CFD Alun-Alun Lumajang memang baru pertama kali. Sejak dibuka pukul 06.30, warga langsung mengerubungi petugas dispendukcapil untuk mendaftar dengan menyerahkan berkas-berkas persyaratannya.

Hingga pukul 09.00, pelayanan masih berlangsung. Baru sekitar pukul 10.00 layanan mulai ditutup. Itu pun sudah ribuan adminduk yang sudah diselesaikan. Mulai dari KTP, KK, Akta kelahiran maupun akta kematian.

Susiana,  perempuan asal Tekung ini mengaku senang dengan pelayanan adminduk di Alun-Alun Lumajang. Alasannya karena tidak terkesan formal seperti yang biasanya di kantor dispendukcapil. “Enak kalau begini, bisa sambil jalan-jalan,” ungkap perempuan 45 tahun ini.

Sementara itu, dari layanan tersebut ternyata membuat perkiraan dari Dispendukcapil Lumajang meleset. Diperkirakan jumlah masyarakat yang dilayani di bawah angka seribuan. Ternyata malah membeludak.

Akhmad Taufik Hidayat SH MHum, kepala Dispendukcapil Lumajang menjelaskan cara yang dilakukan kemarin adalah untuk mempermudah masyarakat untuk mendapat pelayanan. Dengan begitu, akan ditindaklanjuti pada CFD berikutnya.

Yang paling banyak kata dia adalah konsultasi. “Tanya-tanya informasi karena berkas belum lengkap. Minggu depan akan datang lagi,” katanya. Dan pihaknya akan terus menggencarkan cara ini setiap CFD. Pekan depan juga begitu lagi.

Untuk pekan depan akan dilakukan penataan lebih bagus. “Tadi saya mohon maaf, penataan mejanya kurang tepat menggerombol. Ya kita kaget saja karena di luar perkiraan banyaknya. Terus akan dievaluasi setiap pekan kok,” ujarnya kemarin usai acara.

Staf dan petugas juga demikian. Karena kemarin perdana, jadi turun semua. “Nanti akan disikapi. Pekan depan akan digilir. Tadi perdana jadi wajar. Selanjutnya akan digilir, di-sif,” katanya.

Untuk peralatan juga akan diakali dengan menggunakan peralatan dari kecamatan yang tidak dipakai. “Tapi masih ngatasi peralatannya. Kalau dirasa kurang, akan ditarik kecamatan yang tidak dipakai. Kita gabung-gabung nanti,” pungkasnya.

(jr/fid/aro/das/JPR)