alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Temukan Beragam Penyakit

Kebanyakan Menderita Darah Tinggi dan Asma

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah beragam upaya penanganan diberikan kepada korbanpascagempa bumi, baik distribusi bantuan maupun pendirian tempat untuk bertahan dan mengungsi sementara, giliran penanganan kesehatan kemarin diberikan. Setidaknya ada sejumlah penyakit yang ditemui.

Beberapa relawan terlihat mendirikan tenda darurat sebagai posko kesehatan. Termasuk tenda darurat yang didirikan oleh anggota TNI di Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Posko kesehatan darurat tersebut didirikan untuk dimanfaatkan para korban gempa memeriksa kondisi kesehatannya.

Letkol dr Marsum, Komandan Detasemen Kesehatan TNI Wilayah Malang, mengatakan, sebetulnya cukup banyak tenda darurat yang sudah didirikan di kawasan terdampak. Seperti di kantor desa dan kantor kecamatan. Namun, karena akses yang cukup jauh, warga menahan diri untuk tidak melakukan pemeriksaan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk itu, seluruh relawan lainnya berusaha membantu kinerja Pemkab Lumajang dengan mendirikan tenda-tenda lainnya di beberapa titik kawasan. Mereka secara bergantian diperiksa kesehatannya oleh tim dokter, mulai dari tensi darah, kadar gula, hingga pemeriksaan luka bagi korban yang terkena reruntuhan puing-puing rumah saat pembersihan,

“Dari empat ratus lebih pasien yang diperiksa setiap harinya, hampir lebih dari lima puluh persen mengeluhkan darah tinggi, diare, hingga asma lantaran pening melihat rumahnya luluh lantak akibat gempa bumi. Harapannya saat ini, mereka mendapat hunian sementara. Karena mereka tinggal di sekitar rumah,” pungkasnya.

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah beragam upaya penanganan diberikan kepada korbanpascagempa bumi, baik distribusi bantuan maupun pendirian tempat untuk bertahan dan mengungsi sementara, giliran penanganan kesehatan kemarin diberikan. Setidaknya ada sejumlah penyakit yang ditemui.

Beberapa relawan terlihat mendirikan tenda darurat sebagai posko kesehatan. Termasuk tenda darurat yang didirikan oleh anggota TNI di Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Posko kesehatan darurat tersebut didirikan untuk dimanfaatkan para korban gempa memeriksa kondisi kesehatannya.

Letkol dr Marsum, Komandan Detasemen Kesehatan TNI Wilayah Malang, mengatakan, sebetulnya cukup banyak tenda darurat yang sudah didirikan di kawasan terdampak. Seperti di kantor desa dan kantor kecamatan. Namun, karena akses yang cukup jauh, warga menahan diri untuk tidak melakukan pemeriksaan.

Mobile_AP_Half Page

Untuk itu, seluruh relawan lainnya berusaha membantu kinerja Pemkab Lumajang dengan mendirikan tenda-tenda lainnya di beberapa titik kawasan. Mereka secara bergantian diperiksa kesehatannya oleh tim dokter, mulai dari tensi darah, kadar gula, hingga pemeriksaan luka bagi korban yang terkena reruntuhan puing-puing rumah saat pembersihan,

“Dari empat ratus lebih pasien yang diperiksa setiap harinya, hampir lebih dari lima puluh persen mengeluhkan darah tinggi, diare, hingga asma lantaran pening melihat rumahnya luluh lantak akibat gempa bumi. Harapannya saat ini, mereka mendapat hunian sementara. Karena mereka tinggal di sekitar rumah,” pungkasnya.

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah beragam upaya penanganan diberikan kepada korbanpascagempa bumi, baik distribusi bantuan maupun pendirian tempat untuk bertahan dan mengungsi sementara, giliran penanganan kesehatan kemarin diberikan. Setidaknya ada sejumlah penyakit yang ditemui.

Beberapa relawan terlihat mendirikan tenda darurat sebagai posko kesehatan. Termasuk tenda darurat yang didirikan oleh anggota TNI di Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Posko kesehatan darurat tersebut didirikan untuk dimanfaatkan para korban gempa memeriksa kondisi kesehatannya.

Letkol dr Marsum, Komandan Detasemen Kesehatan TNI Wilayah Malang, mengatakan, sebetulnya cukup banyak tenda darurat yang sudah didirikan di kawasan terdampak. Seperti di kantor desa dan kantor kecamatan. Namun, karena akses yang cukup jauh, warga menahan diri untuk tidak melakukan pemeriksaan.

Untuk itu, seluruh relawan lainnya berusaha membantu kinerja Pemkab Lumajang dengan mendirikan tenda-tenda lainnya di beberapa titik kawasan. Mereka secara bergantian diperiksa kesehatannya oleh tim dokter, mulai dari tensi darah, kadar gula, hingga pemeriksaan luka bagi korban yang terkena reruntuhan puing-puing rumah saat pembersihan,

“Dari empat ratus lebih pasien yang diperiksa setiap harinya, hampir lebih dari lima puluh persen mengeluhkan darah tinggi, diare, hingga asma lantaran pening melihat rumahnya luluh lantak akibat gempa bumi. Harapannya saat ini, mereka mendapat hunian sementara. Karena mereka tinggal di sekitar rumah,” pungkasnya.

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Perketat dengan 5 Pos Penyekatan

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Kemangi, Kunci Wangi Alami

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran