alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bersantai sembari Mengenang Kejayaan Kebun Binatang

Nostalgia Taman Dudut Tahun 1970-an Masyarakat di Kecamatan Tempurejo dan sekitarnya pasti pernah mengingat nama Taman Dudut. Taman yang terletak di Lingkungan Sawah/Kebun, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, itu sudah ada sejak tahun 1970-an.

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

Memasuki kawasan WWAG, pemandangan perkebunan karet menjadi penyumbang relaksasi yang meneduhkan. Tingginya pepohonan yang rimbun menyambut kedatangan para pengunjung. Jalanan yang menyerupai terowongan alami itu juga kerap menjadi jujukan lain masyarakat sebelum singgah ke WWAG. Mulai dari berswafoto hingga menikmati jajanan masyarakat sekitar.

Setelah lokasi WWAG, ada wisata lain yang tak kalah menarik, yakni Padang Golf Glantangan. Di sana para pengunjung bisa belajar bagaimana cara bermain golf. Selain itu, ada rest area yang disediakan untuk para pengunjung dengan pemandangan hamparan lapangan golf yang luas serta rindangnya pepohonan.

Jurnalis: Isnein Purnomo
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Mobile_AP_Half Page

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

Memasuki kawasan WWAG, pemandangan perkebunan karet menjadi penyumbang relaksasi yang meneduhkan. Tingginya pepohonan yang rimbun menyambut kedatangan para pengunjung. Jalanan yang menyerupai terowongan alami itu juga kerap menjadi jujukan lain masyarakat sebelum singgah ke WWAG. Mulai dari berswafoto hingga menikmati jajanan masyarakat sekitar.

Setelah lokasi WWAG, ada wisata lain yang tak kalah menarik, yakni Padang Golf Glantangan. Di sana para pengunjung bisa belajar bagaimana cara bermain golf. Selain itu, ada rest area yang disediakan untuk para pengunjung dengan pemandangan hamparan lapangan golf yang luas serta rindangnya pepohonan.

Jurnalis: Isnein Purnomo
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sering berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi. Mulai dari nama menjadi Warung Wisata Agro Glantangan (WWAG), variasi wahana, hingga perombakan tempat.

Pada awalnya, area dari objek wisata yang dimiliki PTPN XII itu adalah sebuah kebun binatang dengan berbagai koleksi yang dimiliki seperti rusa, buaya, macan, dan monyet yang diambil dari hutan setempat. “Namun, karena kewalahan dalam mengurus kebun dan binatangnya, kami memindah hewan-hewan tersebut ke Kebun Binatang Surabaya agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Manajer WWAG Abdul Halim Harahap.

Dengan kepindahan maskot hewan di dalamnya, nama wisata tersebut kerap mengalami perubahan. Mulai dari Taman Tirtosari, Wisata Agro Glantangan pada September 2009, hingga kini menjadi Warung Wisata Air Glantangan (WWAG) yang diresmikan pada 2018 silam.

Jika ingin datang ke WWAG, masyarakat Jember bisa dengan mudah menjangkaunya dengan menggunakan Google Maps. Dari Alun-Alun Jember, jaraknya sekitar 22 kilometer dengan waktu tempuh selama 40 menit. Tenang, bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat untuk berangkat ke lokasi. Sebab, jalan menuju lokasi wisata relatif mulus.

Memasuki kawasan WWAG, pemandangan perkebunan karet menjadi penyumbang relaksasi yang meneduhkan. Tingginya pepohonan yang rimbun menyambut kedatangan para pengunjung. Jalanan yang menyerupai terowongan alami itu juga kerap menjadi jujukan lain masyarakat sebelum singgah ke WWAG. Mulai dari berswafoto hingga menikmati jajanan masyarakat sekitar.

Setelah lokasi WWAG, ada wisata lain yang tak kalah menarik, yakni Padang Golf Glantangan. Di sana para pengunjung bisa belajar bagaimana cara bermain golf. Selain itu, ada rest area yang disediakan untuk para pengunjung dengan pemandangan hamparan lapangan golf yang luas serta rindangnya pepohonan.

Jurnalis: Isnein Purnomo
Fotografer: Dwi Siswanto
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Perketat dengan 5 Pos Penyekatan

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran