alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pokdarwis Jadi Ujung Tombak Pariwisata

Berperan Penting dalam Pengembangan Wisata

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok sadar wisata (pokdarwis) dinilai sebagai pihak penting dalam pengembangan potensi wisata di Jember. Mereka turut memegang peranan penting dalam merawat, menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan pariwisata di lingkungan mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Arief Tyahyono. Dirinya menyebut, hingga saat ini pihaknya memiliki database jumlah pokdarwis yang tersebar di Jember. Melalui database tersebut Arief dapat memantau keaktifan pokdarwis dalam mengampanyekan destinasi wisata desa. “Kami punya database jumlah pokdarwis yang sudah dapat SK. Karena ada pokdarwis yang sudah dibentuk, tapi belum mendapatkan SK,” papar Arief.

Untuk pokdarwis yang telah mendapatkan SK, lanjut dia, akan mendapat pelatihan atau diklat pariwisata. Pengelolaannya masih tetap menjadi wewenang pemerintah desa melalui BUMDes. Umumnya penggerak pokdarwis adalah anak- anak muda. Seperti halnya di Desa tKemiri. Pokdarwis Desa Kemiri masih terbilang baru aktif kembali sekitar dua tahun belakangan ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dimas, salah satu anggota Pokdarwis Kemiri, mengungkapkan bahwa selama ini dia dan rekan-rekannya berupaya untuk menumbuhkan kembali geliat wisata desa yang mengusung kearifan lokal di desanya. Salah satu programnya adalah mengadakan paket trip liburan menggunakan angkot atau lin kuning. Destinasi jujukannya meliputi kebun jeruk yang didesain seperti piknik keluarga.

Tak hanya itu, pengunjung juga dijamu untuk mengunjungi budi daya jamur. Menyimak dari pembudidayaannya hingga pengolahan jamur untuk siap dihidangkan.

Upayanya yang telah diikhtiarkan selama satu tahun belakangan ini berbuah manis. Dampak spesifiknya adalah peningkatan ekonomi masyarakat desa. “Anak-anak muda lebih banyak menghabiskan waktu bersama untuk berkumpul bareng-bareng dan mengadakan kegiatan,” ungkap Dimas.

Menurut dia, keberadaan pokdarwis menjadi salah satu ujung tombak lakunya pariwisata. Apalagi jika dikerahkan oleh anak-anak muda dengan berbagai program kreatif dan inovatif. Sehingga dapat meningkatkan daya kunjung masyarakat luar. “Kita punya brand, di Desa Kemiri ini ada apa saja sih. Ini nilai jual kita mengembangkan sesuatu yang ada dan dijadikan tempat liburan yang kekinian dan instagrammable,” pungkas Dimas.

 

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok sadar wisata (pokdarwis) dinilai sebagai pihak penting dalam pengembangan potensi wisata di Jember. Mereka turut memegang peranan penting dalam merawat, menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan pariwisata di lingkungan mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Arief Tyahyono. Dirinya menyebut, hingga saat ini pihaknya memiliki database jumlah pokdarwis yang tersebar di Jember. Melalui database tersebut Arief dapat memantau keaktifan pokdarwis dalam mengampanyekan destinasi wisata desa. “Kami punya database jumlah pokdarwis yang sudah dapat SK. Karena ada pokdarwis yang sudah dibentuk, tapi belum mendapatkan SK,” papar Arief.

Untuk pokdarwis yang telah mendapatkan SK, lanjut dia, akan mendapat pelatihan atau diklat pariwisata. Pengelolaannya masih tetap menjadi wewenang pemerintah desa melalui BUMDes. Umumnya penggerak pokdarwis adalah anak- anak muda. Seperti halnya di Desa tKemiri. Pokdarwis Desa Kemiri masih terbilang baru aktif kembali sekitar dua tahun belakangan ini.

Mobile_AP_Half Page

Dimas, salah satu anggota Pokdarwis Kemiri, mengungkapkan bahwa selama ini dia dan rekan-rekannya berupaya untuk menumbuhkan kembali geliat wisata desa yang mengusung kearifan lokal di desanya. Salah satu programnya adalah mengadakan paket trip liburan menggunakan angkot atau lin kuning. Destinasi jujukannya meliputi kebun jeruk yang didesain seperti piknik keluarga.

Tak hanya itu, pengunjung juga dijamu untuk mengunjungi budi daya jamur. Menyimak dari pembudidayaannya hingga pengolahan jamur untuk siap dihidangkan.

Upayanya yang telah diikhtiarkan selama satu tahun belakangan ini berbuah manis. Dampak spesifiknya adalah peningkatan ekonomi masyarakat desa. “Anak-anak muda lebih banyak menghabiskan waktu bersama untuk berkumpul bareng-bareng dan mengadakan kegiatan,” ungkap Dimas.

Menurut dia, keberadaan pokdarwis menjadi salah satu ujung tombak lakunya pariwisata. Apalagi jika dikerahkan oleh anak-anak muda dengan berbagai program kreatif dan inovatif. Sehingga dapat meningkatkan daya kunjung masyarakat luar. “Kita punya brand, di Desa Kemiri ini ada apa saja sih. Ini nilai jual kita mengembangkan sesuatu yang ada dan dijadikan tempat liburan yang kekinian dan instagrammable,” pungkas Dimas.

 

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok sadar wisata (pokdarwis) dinilai sebagai pihak penting dalam pengembangan potensi wisata di Jember. Mereka turut memegang peranan penting dalam merawat, menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan pariwisata di lingkungan mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Arief Tyahyono. Dirinya menyebut, hingga saat ini pihaknya memiliki database jumlah pokdarwis yang tersebar di Jember. Melalui database tersebut Arief dapat memantau keaktifan pokdarwis dalam mengampanyekan destinasi wisata desa. “Kami punya database jumlah pokdarwis yang sudah dapat SK. Karena ada pokdarwis yang sudah dibentuk, tapi belum mendapatkan SK,” papar Arief.

Untuk pokdarwis yang telah mendapatkan SK, lanjut dia, akan mendapat pelatihan atau diklat pariwisata. Pengelolaannya masih tetap menjadi wewenang pemerintah desa melalui BUMDes. Umumnya penggerak pokdarwis adalah anak- anak muda. Seperti halnya di Desa tKemiri. Pokdarwis Desa Kemiri masih terbilang baru aktif kembali sekitar dua tahun belakangan ini.

Dimas, salah satu anggota Pokdarwis Kemiri, mengungkapkan bahwa selama ini dia dan rekan-rekannya berupaya untuk menumbuhkan kembali geliat wisata desa yang mengusung kearifan lokal di desanya. Salah satu programnya adalah mengadakan paket trip liburan menggunakan angkot atau lin kuning. Destinasi jujukannya meliputi kebun jeruk yang didesain seperti piknik keluarga.

Tak hanya itu, pengunjung juga dijamu untuk mengunjungi budi daya jamur. Menyimak dari pembudidayaannya hingga pengolahan jamur untuk siap dihidangkan.

Upayanya yang telah diikhtiarkan selama satu tahun belakangan ini berbuah manis. Dampak spesifiknya adalah peningkatan ekonomi masyarakat desa. “Anak-anak muda lebih banyak menghabiskan waktu bersama untuk berkumpul bareng-bareng dan mengadakan kegiatan,” ungkap Dimas.

Menurut dia, keberadaan pokdarwis menjadi salah satu ujung tombak lakunya pariwisata. Apalagi jika dikerahkan oleh anak-anak muda dengan berbagai program kreatif dan inovatif. Sehingga dapat meningkatkan daya kunjung masyarakat luar. “Kita punya brand, di Desa Kemiri ini ada apa saja sih. Ini nilai jual kita mengembangkan sesuatu yang ada dan dijadikan tempat liburan yang kekinian dan instagrammable,” pungkas Dimas.

 

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Perketat dengan 5 Pos Penyekatan

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Kemangi, Kunci Wangi Alami

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran