alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

IAIN Jember Teken Kerja Sama dengan Pemkab Banyuwangi

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, menjadi momentum IAIN Jember untuk melebarkan jangkauan kerja samanya. Salah satunya seperti yang dilakukan IAIN Jember dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) itu dirangkai dalam acara peluncuran Program Akselerasi Sekolah Masyarakat (Aksara) di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (1/5). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, kerja sama dengan IAIN Jember ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas anak-anak muda Banyuwangi yang lebih berkarakter. Utamanya dalam hal keagamaan.

Karena dalam kerjasama itu, pihaknya sengaja menggandeng IAIN Jember dan satu perguruan tinggi keagamaan lainnya, yakni Universitas Hindu Negeri Denpasar. “Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Banyuwangi melakukan kerja sama dengan IAIN Jember dan Universitas Hindu Negeri Denpasar. Nantinya terus kita lanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan lain,” kata Ipuk.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menilai, anak-anak muda Banyuwangi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan, akan difasilitasi oleh Pemkab Banyuwangi. Dengan seperti itu, Ipuk berharap bisa meregenerasi tokoh-tokoh agama di Banyuwangi.

Sementara itu Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Banyuwangi atas dipilihnya IAIN Jember sebagai mitra dan menjalin kerja sama.

Menurut Babun, kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi itu menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas keilmuan agama dan minat belajar di perguruan tinggi keagamaan. Selain itu, dia juga menyerukan bagi Pemuda Banyuwangi yang tidak mempunyai biaya kuliah agar datang ke IAIN Jember. “Insyaallah di sini banyak beasiswa,” ajaknya.

Lebih jauh Babun menambahkan, IAIN Jember dalam waktu dekat akan menjadi Universitas Islam Negeri KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS), juga akan menyediakan studi umum, selain dari studi keagamaan yang sudah ada. “Dengan demikian, UIN KHAS Jember menjadi pilihan tepat untuk studi keagamaan maupun umum,” pungkas Babun.

 

Reporter: Maulana
Fotografer: Istimewa
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, menjadi momentum IAIN Jember untuk melebarkan jangkauan kerja samanya. Salah satunya seperti yang dilakukan IAIN Jember dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) itu dirangkai dalam acara peluncuran Program Akselerasi Sekolah Masyarakat (Aksara) di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (1/5). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, kerja sama dengan IAIN Jember ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas anak-anak muda Banyuwangi yang lebih berkarakter. Utamanya dalam hal keagamaan.

Karena dalam kerjasama itu, pihaknya sengaja menggandeng IAIN Jember dan satu perguruan tinggi keagamaan lainnya, yakni Universitas Hindu Negeri Denpasar. “Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Banyuwangi melakukan kerja sama dengan IAIN Jember dan Universitas Hindu Negeri Denpasar. Nantinya terus kita lanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan lain,” kata Ipuk.

Mobile_AP_Half Page

Dia menilai, anak-anak muda Banyuwangi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan, akan difasilitasi oleh Pemkab Banyuwangi. Dengan seperti itu, Ipuk berharap bisa meregenerasi tokoh-tokoh agama di Banyuwangi.

Sementara itu Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Banyuwangi atas dipilihnya IAIN Jember sebagai mitra dan menjalin kerja sama.

Menurut Babun, kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi itu menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas keilmuan agama dan minat belajar di perguruan tinggi keagamaan. Selain itu, dia juga menyerukan bagi Pemuda Banyuwangi yang tidak mempunyai biaya kuliah agar datang ke IAIN Jember. “Insyaallah di sini banyak beasiswa,” ajaknya.

Lebih jauh Babun menambahkan, IAIN Jember dalam waktu dekat akan menjadi Universitas Islam Negeri KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS), juga akan menyediakan studi umum, selain dari studi keagamaan yang sudah ada. “Dengan demikian, UIN KHAS Jember menjadi pilihan tepat untuk studi keagamaan maupun umum,” pungkas Babun.

 

Reporter: Maulana
Fotografer: Istimewa
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, menjadi momentum IAIN Jember untuk melebarkan jangkauan kerja samanya. Salah satunya seperti yang dilakukan IAIN Jember dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) itu dirangkai dalam acara peluncuran Program Akselerasi Sekolah Masyarakat (Aksara) di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (1/5). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, kerja sama dengan IAIN Jember ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas anak-anak muda Banyuwangi yang lebih berkarakter. Utamanya dalam hal keagamaan.

Karena dalam kerjasama itu, pihaknya sengaja menggandeng IAIN Jember dan satu perguruan tinggi keagamaan lainnya, yakni Universitas Hindu Negeri Denpasar. “Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Banyuwangi melakukan kerja sama dengan IAIN Jember dan Universitas Hindu Negeri Denpasar. Nantinya terus kita lanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan lain,” kata Ipuk.

Dia menilai, anak-anak muda Banyuwangi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan, akan difasilitasi oleh Pemkab Banyuwangi. Dengan seperti itu, Ipuk berharap bisa meregenerasi tokoh-tokoh agama di Banyuwangi.

Sementara itu Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Banyuwangi atas dipilihnya IAIN Jember sebagai mitra dan menjalin kerja sama.

Menurut Babun, kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi itu menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas keilmuan agama dan minat belajar di perguruan tinggi keagamaan. Selain itu, dia juga menyerukan bagi Pemuda Banyuwangi yang tidak mempunyai biaya kuliah agar datang ke IAIN Jember. “Insyaallah di sini banyak beasiswa,” ajaknya.

Lebih jauh Babun menambahkan, IAIN Jember dalam waktu dekat akan menjadi Universitas Islam Negeri KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS), juga akan menyediakan studi umum, selain dari studi keagamaan yang sudah ada. “Dengan demikian, UIN KHAS Jember menjadi pilihan tepat untuk studi keagamaan maupun umum,” pungkas Babun.

 

Reporter: Maulana
Fotografer: Istimewa
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Kemangi, Kunci Wangi Alami

Dikenang hingga Lintas Generasi

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran