Hj Retno Winiati Kahar: Disiplin adalah Panglima Kesuksesan

Jember – Disiplin dan tegas. Inilah karakter Retno Winiati sejak kecil. Sosok perempuan yang selalu berdiri di belakang kesuksesan Abdul Kahar Muzakir (tokoh tembakau Jember) ini menjadikan disiplin sebagai panglima. Tak heran, sikap tersebut menurun pada anak-anaknya.

Perjalanannya meraih kesuksesan tidak mudah. Namun ada perjuangan panjang yang harus dilalui bersama suaminya. “Saya sempat buka salon di Jember dua tahun. Juga jual kerupuk selama 28 tahun dengan pelanggan 350 di Besuki (kecuali Probolinggo, Banyuwangi dan Lumajang). Lalu jual  beras di Sulawesi selama 5,5 tahun,” katanya pada Jawa Pos Radar Jember.

Retno yang lahir di Banyuwangi pada 23 Juni 1939 lalu itu memiliki 13 saudara, namun meninggal tiga. Perempuan berumur 78 tahun tersebut besar di lingkungan yang disiplin, kerja keras dan memiliki sikap toleransi yang kuat.

Ayahnya (Alex Ibrahim) memiliki toko obat. Saat kecil dia sudah terbiasa membantu orang tuanya berdagang. Tak heran, kemampuannya berdagang sudah terasah betul. Semua itu dipelajari secara mengalir dan serius.

Menurut dia, setiap pekerjaan harus dilakukan dengna serius agar membuahkan hasil yang maksimal. Dia mencontohkan, suatu hari ayahnya pernah menyuruh dirinya membeli pisang di pasar. Namun ketika sudah mendapatkan buah pisang, sang ayah menegur. “Kenapa kamu beli pisang yang kurang bagus. Apa tidak ada pisang lain yang lebih baik,” ucap Retno menirukan perkataan ayahnya.

Akhirnya, dia harus balik lagi ke pasar untuk membeli pisang yang lebih baik. Cerita itu membuat Retno belajar bahwa mengerjakan sesuatu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan profesional.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar