Ide Awal Untuk Pak Kiai, Diproses Cuma Tiga Bulan

Mobil golf bertenaga listrik yang dibuat empat santri Nuris sudah dipakai dalam berbagai kegiatan. Terutama ketika mengontrol kegiatan pesantren serta keperluan lainnya. Kiai tak perlu berjalan kaki, sebab sudah disediakan mobil ramah lingkungan oleh santrinya.

Empat santri yang membuat mobil tersebut adalah Tafif Kamil, Fathurrohman, M Afifurrohman dan Salman Hidayatullah. Mereka merupakan siswa dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan. “Awalnya dari pembuatan mobil gokart,” kata Salman Hidayatullah pada Jawa Pos Radar Jember.

Kemudian, ada ide dari sekolah untuk membuat kendaraan yang bebas polusi. Selain itu, juga ingin membuat kendaraan yang bisa dipakai oleh kiai agar ringan dalam menjalankan tugasnya, seperti melihat kegiatan di pondok. Sebab, wilayah pondok cukup luas.

Akhirnya sekolah membuat proposal untuk diajukan ke yayasan. Setelah itu, mereka presentasi dan membuat desainnya mobil tersebut. Semua setuju dengan konsep mobil golf bertenaga listrik tersebut. “Akhinya kami memilih empat siswa yang dinilai kompeten,” tambah A Firlani Ramadhan, pembina ekskul Teknik Otomotif.

Keempat siswa dari kelas X, XI dan XII, mereka merupakan ahli dalam berbagai bidang, seperti Fathurrohman yang jago dalam menyusun konsep, Tafif Kamil lihai dalam mewujudkan ide tersebut. Bahkan dua siswa lainnya juga lihai di bidang perakitan. “Kami beli alat dan bahannya dari Jogjakarta,” akunya.

Kemudian, para siswa itu dikumpulkan dan diberi arahan jika akan membuat mobil golf bertenaga listirk. Semua perlengkapan sudah lengkap, lalu dipotong sesuai dengan ukurannya. “Kami membuat kerangka mobilnya sekitar dua bulan,” imbuh M Afifurrohman.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar