Tingkatkan Kapasitas dan Market Share

JEMBER – Bosowa Semen saat ini memang tengah gencar meningkatkan market share-nya, terutama setelah diresmikan dan beroperasinya pabrik di Banyuwangi. Dengan kapasitas 1,8 juta ton semen per tahun, produksi Bosowa Semen saat ini sudah mencapai 97 persen dari target yang ditetapkan.

Head Plant PT Semen Bosowa Banyuwangi Nasruddin Made mengungkapkan, kemampuan produksi pabrik Bosowa Semen sudah tak diragukan lagi. Dalam sehari rata-rata pihaknya mampu memproduksi sebanyak 5.700 ton. “Bahkan perwakilan dari pabrik semen lain kerap berkunjung ke pabrik kita di Banyuwangi untuk melihat proses produksi,” kata Nasruddin.

Kehadiran Bosowa Semen yang membawa kualitas produk optimal sudah tidak diragukan lagi. Tak hanya di Jember, tetapi meluas hingga ke wilayah Tapal Kuda. Terlebih lagi dengan kehadiran pabrik di Banyuwangi, hal tersebut semakin memperkuat posisi Bosowa Semen di ranah kompetisi produk semen.

Selain itu, lanjut dia, dengan adanya mitra Bosowa Semen, pembangunan khususnya di Jember bisa berjalan dengan lebih optimal. Karena itu Muqit sangat berterima kasih karena Bosowa Semen sudah memberdayakan toko-toko ritel bangunan serta distributor untuk bisa menjadi mitra Bosowa Semen. “Ini sejalan dengan program kami yaitu memberdayakan toko-toko kecil sehingga menggerakkan perekonomian Jember,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, seluruh kapasitas dan kualitas tentu tidak ada artinya jika tidak disosialisasikan kepada masyarakat. Karena itu pihaknya tak berhenti memperkokoh sinergi bersama tim dan berkeliling untuk mensosialisasikan produk Bosowa Semen.

“Dengan langkah-langkah peningkatan sinergi, serta peningkatan kualitas dan sosialisasi ke proyek, home industry dan toko-toko, insya Allah dengan ridho-Nya dua hingga tiga tahun ke depan kita bisa menguasai pasar semen khususnya di wilayah Tapal Kuda,” tegasnya.

Sementara itu, pihaknya juga menargetkan produksi Bosowa Semen di pabrik Banyuwangi mencapai 1,8 juta ton per tahun. Jumlah tersebut mampu menyuplai kebutuhan proyek tidak hanya di Tapal Kuda, tetapi  hingga ke seluruh  Jawa Timur dan Bali. ”Bosowa Semen  sudah diakui di seluruh Indonesia terlebih lagi di Indonesia bagian timur di mana pabrik pertama berada di Makassar,” lanjut Nasruddin. (lin/har/jawapos.com)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar