Debitur Nakal Ditangani Kejari

JEMBER – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember selaku jaksa pengacara negara (JPN) kembali dimintai tolong instansi pemerintah. Kini BUMN Bank Tabungan Negara (BTN) Jember meminta bantuan Kejari Jember menagihkan sejumlah kredit macet di Jember. BTN Jember minta Kejari tagih dana macet Rp 8 miliar kepada debitur nakal. 

“Di bidang perdata dan tata usaha negara (Datun), Kejaksaan mempunyai kewenangan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN),” jelas Kepala Kejari Jember Ponco Hartanto.

Dengan kesepakatan dengan BTN Jember ini, diharapkan penyelesaian masalah hukum di bidang Datun yang dihadapi BTN bisa diselesaikan dengan baik. Sebagai JPN, pihaknya akan menyiapkan jasa bantuan, pertimbangan dan tindakan hukum lain kepada klien yang memerlukan jasa hukum. 

Sama seperti yang dihadapi oleh BTN Jember yang memiliki masalah kredit macet yang dapat berkembang menjadi sengketa hukum. Di mana sebenarnya perlu diselesaikan melalui proses litigasi di pengadilan. Tapi proses ini biasanya memakan waktu panjang. “Jadi lebih efisien dan efektif bila dipercayakan kepada kantor pengacara negara yang ada di instansi kejaksaan,” jelasnya.

Apalagi, khusus untuk Kejaksaan Negeri Jember sejauh ini tidak sedikit sengketa hukum yang ditangani melalui proses litigasi maupun non litigasi. Baik yang diserahkan oleh instansi pemerintah, BUMN, BUMD kepada KPN yang ada di Kejari Jember sebagai wakil dan kuasa hukumnya. “Jasa hukum ini sesuai PP Nomor 38 Tahun 2010,” jelasnya.

Yakni untuk menyelamatkan dan memulihkan kekayaan negara serta menjaga kewibawaan pemerintah dan mencegah timbulnya sengketa hukum di masyarakat. Sehingga pihaknya siap untuk menagihkan kredit macet sehingga bisa mengembalikan keuangan negara tersebut.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar