Akhirnya Direksi BUMD Dilantik Bupati
BERITA TERKAIT

JEMBER - Dua pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Jember sudah resmi dilantik bupati, Rabu (1/2) sore kemarin. Namun ternyata, ada komposisi direksi yang berbeda dengan penjaringan semula. Bahkan di PDAM, bupati hanya memilih direktur umum.

       Saat pelantikan direksi BUMD milik Pemkab Jember, bupati menunjuk Hariyanto, sebagai Direktur Utama PDP Kahyangan. Dia dikenal sebagai mantan Kepala Disperindag Pemkab Jember. Bahkan, nama Hariyanto saat Pilkada Jember cukup menjadi perbincangan hangat, karena dia pernah menjadi calon wakil bupati dan bakal calon bupati.

       Sementara di posisi Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan, nama Sutrisno yang dipercaya panitia pelaksanaan seleksi calon direksi PDD Kahyangan Jember. Dia tak lain pensiunan PTPN XII. Sedangkan direktur umum dan keuangan, rupanya dikosongkan tanpa pejabat.

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Jember malah hanya memilih satu orang direktur utama, yakni Ady Setiawan. Dua posisi direksi seperti direktur umum dan direktur teknik, sepertinya sengaja dikosongkan. Padahal saat penjaringan untuk seleksi, PDAM membuka lowongan di tiga direksi.

       Ady dua kali menjadi direktur PDAM di dua kota berbeda. Seperti sebelumnya di PDAM Kabupaten Grobogan dan PDAM Pangkalpinang. Dia memilih warga Grobogan karena dinilai lebih berpengalaman dan memiliki konsep yang matang untuk memajukan PDAM Jember.

       Kepada Jawa Pos Radar Jember, bupati memberi penjelasan bahwa pihaknya bersama tim seleksi memutuskan bahwa PDP dicukupkan dua direksi dan PDAM hanya seorang direktur. Baginya, selain pendaftar lainnya dinilai tidak memenuhi kualifikasi, pihaknya juga mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi. “Sebelumnya berharap seperti semula. Ada tiga direksi di masing-masing BUMD. Namun karena tidak memenuhi kebutuhan, kami menilai mereka sudah cukup,” jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar