Jaksa Ancam Jemput Paksa
BERITA TERKAIT

JEMBER - Pemkab Jember melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember terus mengejar kredit macet eks PNPM MPd yang mencapai Rp 17 miliar.

Hasil sementara, dana bergulir eks PNPM MPd yang dikembalikan sudah mencapai Rp 700 juta. Kini, masih ada sekitar Rp 16,3  miliar yang terus didesak untuk dikembalikan.

Dibungkus dalam acara penyuluhan hukum, Bapemas dan Kejari Jember mendorong pengurus kelompok pengelola nakal untuk mengembalikan dana Eks PNPM MPd. Kegiatan ini akan dilakukan di 26 Kecamatan lokasi eks PNPM MPd. Itu  diawali di Kecamatan Tanggul 12 Oktober 2016 kemarin.

Kepala Bapemas Jember Slamet Urip Santoso menjelaskan, bahwa pembinaan kelompok dan penyuluhan hukum di masing-masing kecamatan adalah perintah dari Bupati Jember dr Faida MMR. Amanah itu dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2015. Ini merupakan paket dari kegiatan penanganan pinjaman bermasalah melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN).

“Kabupaten Jember dalam penyelamatan keuangan negara dana bergulir eks PNPM MPd menempuh dua jalur. Pertama jalur penanganan yang difokuskan bagi kelompok yang sudah macet dan kedua jalur pembinaan dan penyuluhan dengan sasaran kelompok-kelompok lancar,” tegas Slamet Urip Santoso.

Penyelenggara kegiatan ini adalah Otoritas BKAD. Mereka terus menggandeng Kejari Jember. “Diharapkan melalui kegiatan ini terdapat sinkronisasi antara tindakan penyelesaian tunggakan dan pengendalian terhadap perputaran dana bergulir, sehingga dalam penyelamatan keuangan negara bisa signifikan,” tegas Umar Hasyim, ketua umum Otoritas BKAD Jember.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar