DPW PPP Bantah Kecurangan
BERITA TERKAIT

JEMBER – Kericuhan dalam Muscab PPP Jember membuat DPW Jatim langsung bersikap. Dewan Perwakilan Wilayah PPP Jawa Timur mengatakan, proses muscab dalam PPP Jember tidak ada kecurangan.

Terkait dengan isu sabotase unsur PAC dalam formatur Muscab PPP Jember, mereka beralasan jika PAC tidak bisa memenuhi syarat dari DPP. Sehingga kemudian unsur PAC diambil oleh DPP.

Norman Zein Nahdi, sekretaris DPW PPP Jawa Timur pada Jawa Pos Radar Jember menuturkan, ada isu jika pihaknya mengeluarkan SK pada orang lain. “Itu tidak benar. Sistem formatur itu tidak mungkin kita mengeluarkan surat,” jelas Didik. Dirinya sebagai sekretaris DPW PPP Jatim tidak mengeluarkan surat untuk itu.

“Rapat formatur saja belum selesai, kok bisa kita mengeluarkan surat atau SK,” ucapnya. Didik, panggilan akrabnya, menjelaskan jika untuk pelaksanaan Muscab PPP kali ini memang berbeda. Di mana dilakukan dengan sistem keterwakilan alias formatur. Formatur ini terdiri dari wakil DPP, DPW, Majelis Cabang, DPC dan PAC.  Dan di Jember yang bermasalah memang unsur dari PAC.

Terkait dengan surat kepada Bupati Jember, diakuinya, pihaknya memang mengeluarkan surat mengenai formatur dari unsur PAC. Pasalnya, dari unsur PAC PPP di Jember tidak bisa menunjuk satu nama keterwakilan untuk menjadi formatur itu. “Untuk DPC deadlock. Jadi posisinya draw (imbang). Bahkan sempat diulang pemilihan tapi draw lagi,” jelasnya.

Karena tidak bisa menentukan satu nama, sehingga kemudian dilaporkan kepada DPP. Berdasarkan petunjuk pelaksanaannya maka hak pilih itu diambil alih kepada DPP. “Jadi DPP mengambil alih formatur (dari DPC),” tegasnya. Sehingga pihaknya menegaskan jika untuk muscab di Jember tidak ada kecurangan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar