Tak Akan Bahas Jika Tak Diperbaiki

JEMBER - DPRD Jember sempat mengkritik Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah atau Satuan Organisasi Tata Kerja yang diajukan Pemkab Jember.

Draft Raperda yang diajukan banyak kekurangan. Oleh karena itu, DPRD Jember tidak akan membahas Raperda tersebut sebelum ada perbaikan dari pihak eksekutif. Selain itu, DPRD Jember akan mengkonsultasikan ini kepada Kementerian Dalam negeri.

Ayub Junaidi, Wakil Ketua DPRD Jember sudah melakukan konsultasi dengan tim ahli DPRD Jember. DPRD juga memberikan masukan kepada Bupati Jember untuk melakukan perbaikan kepada draft Raperda SOTK tersebut.

“Kita kan satu lembaga pemerintahan, jadi sudah sepatutnya memberikan masukan,” ucapnya. Jika memang diperbaiki maka DPRD Jember akan melakukan pembahasan terkait dengan raperda itu. Apalagi, hasil kajian itu diketahui jika pengajuan draft Raperda dianggap kurang memenuhi syarat.

Pasalnya, draft Raperda hanya enam lembar dan draft Naskah Akademiknya hanya 36 lembar.

Selain itu, 22 dinas yang akan diajukan seharusnya muncul mengapa kok menjadi 22. Mengapa tidak 20 atau 15. Ini di naskah akademiknya kan tidak ada,” ucap Ayub.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar