Pemkab Akui DAK Pertanian Terserap 2,7 Persen

JEMBER – Bupati Jember Faida mengamini kritikan dari fraksi PDI Perjuangan terkait dengan penyerapan Dinas Pertanian pada APBD 2015 lalu sangat rendah.

Bahkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai Rp 29,3 miliar hanya terserap 2,7 persen. Namun, bupati beralasan karena terkendala terbatasnya waktu.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Jember A. Muqit Arief  saat membacakan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 kemarin (1/8).

Dalam jawaban tersebut, bupati mengatakan disperta memang mendapatkan tambahan anggaran melalui P-APBD 2015 senilai Rp 29, 3 miliar. “Namun DAK Tambahan itu terealisasi hanya 2,7 persen atau Rp 793 juta,” jelas Muqit kemarin.

Hal ini dikarenakan untuk DAK itu dilakukan untuk kegiatan fisik bangunan. Karena terkendala waktu sehingga tidak dapat dilaksanakan segera.

“Sehingga pelaksanaan hanya pada perencanaan desain dan gambar,” jelasnya. Karena itu, penyerapannya masih minim dan tidak bisa optimal.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar